Wanita Hebat | Deny Hendrawati Direktur Utama PT Bank Panin Syariah Tbk

Kartini Perbankan ‘Tahan Banting’

 

Meskipun di tengah situasi ekonomi yang belum  juga pulih, Deny percaya sesulit apa pun keadaan pasti  ada jalan keluarnya, sepanjang kita kreatif dan inovatif.

Perempuan bernama lengkap Deny Hendrawati yang menjabat sebagai direktur utama Panin Bank Syariah ini sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum. Namun, karena sejak kecil sudah bercita-cita ingin bekerja di dunia perbankan, dia pun  berhasil mewujudkan mimpi lamanya.

“Menurut saya bidang hukum itu lebih luwes bisa masuk ke perusahaan manapun, termasuk perbankan. Namun, seharusnya saya masuk ke divisi legal, tapi malah keasyikan berkutat di bidang marketing dan tidak pernah sama sekali bersentuhan ke bidang legal.”

Meniti karier dari bawah sebagai customer service, Deny yang sudah malang melintang di dunia perbankan, kariernya terus meningkat menjadi pimpinan cabang, kepala divisi, hingga sekarang menjadi direktur utama Panin Bank Syariah sejak awal berdiri di tahun 2011.

“Sejak tahun 1992 saya konsisten tetap menekuni jalur syariah,” ungkap perempuan yang pernah bekerja di Bank Central Asia (BCA), Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mega Syariah ini dengan nada bersemangat.

Baginya bidang perbankan begitu menantang dan dengan regulasi yang ada bisnis ini seharusnya bisa tumbuh. Cakupan bisnisnya juga cukup kompleks, dari penyaluran pembiayaan, funding, operasional, liabilities, maupun aset, semua tampak menarik di matanya.

Di zaman sekarang ini, tak hanya sosok laki-laki yang mampu memimpin sebuah perusahaan perbankan. Perempuan pun mumpuni menjalankannya dan memang cocok, apalagi  sebagai ibu sudah sejak lama kaum Hawa terbiasa mengurus keuangan keluarga. Deny berpendapat sepanjang kita meniatinya bekerja dengan fokus, tekun, ulet, dan berprestasi, secara otomatis perempuan juga berpeluang mendapatkan kepercayaan menjadi figur tertinggi di perusahaan perbankan.

Dia melanjutkan, “Di bidang ini kita harus cepat dan tepat dalam mengambil keputusan, karena kita berpacu dengan waktu dan kalau  moment-nya sudah lewat  bisa saja jadi tidak bermanfaat. Tidak boleh menyerah menjadi kata kunci saya.  Berkat doa dan atas petunjuk-Nya ini pasti bisa dijalani. Tak ada kata mentok bagi saya, tapi jika fokus, team work terkontrol, visi, misi, dan target jelas, perusahaan pun akan bergerak ke arah yang lebih baik.”

Deny sendiri merasa figur perempuan dalam dunia perbankan justru diuntungkan, karena hampir kebanyakan dikelilingi dengan sosok pria. Dia merasakan dalam berinteraksi  dengan kaum Adam malah bisa lebih terbuka, blak-blakan, dan apa diinginkan bisa tertangkap secara jelas.

Super tim baginya menjadi sangat penting,  karena akan memudahkan dirinya melangkah membawa perusahaan melaju dengan lebih cepat. “Saya merasa bersyukur tim saya kebanyakan sudah berpengalaman. Tinggal diarahkan saja  mereka sudah paham dan tahu apa yang akan dilakukan untuk menuju target yang telah ditentukan. Alhamdulillah, Panin Bank Syariah setelah berjalan sekitar enam tahun, Januari tahun lalu sudah bisa melakukan IPO dan berhasil berada di posisi 5 sebagai bank syariah terbaik di antara 12 bank di Tanah Air yang  memiliki kehususan di bidang ini,” papar ibu yang memiliki satu putra tunggal ini sambil tersenyum. Elly Simanjuntak | Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi April 2016

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here