Hexyl-Retinol Kandungan Anti-Aging Expert Lebih Ampuh Atasi Penuaan Dini

 

Beragam aktivitas di luar ruang seringkali membuat kulit harus bekerja ekstrakeras melindungi kita dari dari cuaca yang tak menentu, panas dan dingin. Belum lagi terik matahari, kotoran, dan polusi dari pagi hingga malam. Kulit yang tidak dirawat dapat kehilangan kemampuan memperbaiki dirinya dan kehilangan cahaya sehat alaminya, sehingga terlihat kusam.

 

Berdasarkan penelitian Dermatological Characterization of Facial Hyperpigmentation and Clinical Instrument (2019)1 sebanyak 38% dari penduduk Indonesia mengalami noda hitam akibat paparan sinar UV setelah berusia 30 tahun. Tidak hanya masalah noda hitam, tetapi masalah lain seperti kulit kusam dan tanda-tanda penuaan dini juga sering muncul. Hal ini membuat 8 dari dari 10 perempuan Indonesia merasa mereka perlu miracle untuk memiliki kulit mulus bercahaya.

 

BACA JUGA:

Effaclar Duo+M dengan Phylobioma untuk Menargetkan Penyebab Utama Jerawat

Body Serum & Body Lotion Eksklusif untuk Perlindungan Optimal Kulit

 

Pevita Pearce sebagai Brand Ambassador dari Pond’s Bright Miracle, mengungkapkan bahwa kulit wajah mulus dan bercahaya adalah salah satu kunci tampil percaya diri untuk mengejar mimpi di usia muda.

 

“Bagi perempuan, usia muda adalah momen penting untuk mulai mengejar mimpi, jadi kita harus merawat kulit kita agar terhindar dari masalah kulit yang membuat kepercayaan diri menurun seperti kusam, noda hitam, tampak belang, atau munculnya bruntusan dan jerawat,” tuturnya.

 

 

Penuaan alami kulit yang dikombinasikan dengan stres sehari-hari ini dapat mengurangi kadar kolagen dan membatasi proses autophagy. Selain menimbulkan garis halus dan keriput, elastisitas kulit pun jadi berkurang. Hal ini juga dapat menyebabkan bercak pigmentasi berlebihan dan tanda-tanda penuaan akibat paparan sinar matahari, seperti noda hitam.

 

Memahami kebutuhan tersebut, Pond’s Skin Institute memperkenalkan terobosan baru bahan pencerah yang 100% lebih efektif dari Niacinamide, yaitu NiasorcinolTM. Sementara untuk bahan pencegah penuaan dini, Pond's Skin Instritute akan memperkenalkan evolusi dari Retinol C, yaitu Hexyl-RetinolTM.

 

Dermatologist, dr. Claudia Christin MBBS, Phd, mengungkapkan bahwa saat ini banyak faktor eksternal yang membuat keadaan kulit menjadi kusam, seperti paparan sinar matahari, polusi dan penuaan dini. Diperlukan kandungan yang efektif yang dapat menyelesaikan masalah kulit kusam sampai ke akarnya.

 

BACA JUGA:

PAC High Shine Creamy Lip Stain Hadir Untuk Kecantikan Bibir Perempuan Indonesia

Dorong Kepercayaan Diri Lewat SK-II Facial Treatment Essence x Maison Kitsuné Limited Edition

 

“Proses Autophagy juga dapat membantu meregenerasi kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Untuk menjaga kemampuan Autophagy di dalam tubuh tetap bekerja dengan optimal, dapat dilakukan dengan perawatan dengan kandungan yang dapat mengoptimalkan proses ini,” papar dr. Claudia.

 

Selama 15 tahun meriset kandungan baru, Pond’s Skin Institute menemukan inovasi kandungan yang dapat meningkatkan efektivitas niacinamide, yakni e-resorcinol. Niacinamide dinilai mampu mencerahkan wajah dan menyamarkan noda hitam, namun memiliki keterbatasan. Sayangnya, karena hanya menargetkan transfer melanin, kandungan ini tidak menghambat melanin dari akar serta kurang efektif dalam menyamarkan noda hitam pada lapisan yang dalam.

 

 

Kombinasi niacinamide dan e-resorcinol menjadi Niasorcinol teruji klinis mampu meningkatkan kemampuan autophagy untuk mendegradasi melanin berlebih, menghambat/memblokir melanin dari dari akar dan dapat menghambat pembentukan dan penumpukan noda hitam yang membentuk flek membandel, sehingga kulit akan berada pada kondisi terbaiknya dan terlihat mulus bercahaya.

 

Selain menemukan Niasorcinol, melalui hasil penelitian Pond’s Skin Institute bersama 700 pakar kulit, ilmuwan dan dermatologist dari penjuru dunia, Pond’s juga memperkenalkan inovasi lain. Yaitu, penggabungan Hexylresorcinol + Retinol-C + Niacinamide, yaitu Hexyl-Retinol. Bahan aktif ini mampu membantu meremajakan kulit dengan cara menstimulasi melalui 10 tipe kolagen, berinteraksi dengan 100 gen terkait autophagy, sehingga membuat proses perbaikan kulit 10x lebih efektif.

 

Hexyl-Retinol bekerja untuk menghambat kehilangan kolagen,meningkatkan kemampuan kulit dalam meningkatkan produksi kolagen, serta merangsang proses alami pemulihannya. Tidak seperti retinol biasa yang mungkin terlalu keras bagi sebagian pengguna saat digunakan sebagai perawatan langsung pada kulit, Hexyl-Retinol bekerja di dalam kulit untuk mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit.