Rinso menggandeng label fashion OTHMAN dan Mata Clothier untuk menghadirkan The Stained Drop Collection, koleksi yang mengangkat noda sebagai bagian dari ekspresi kreatif dalam berpakaian. Kolaborasi ini membawa semangat Berani Kotor Itu Baik ke dalam gaya hidup generasi muda.
Kolaborasi tersebut menyasar generasi muda yang menjadikan fashion sebagai medium untuk mengekspresikan identitas dan karakter. Melalui koleksi ini, Rinso membawa semangat "Berani Kotor Itu Baik" ke dalam kultur fashion, dengan mengajak anak muda tetap berani bereksplorasi dan mencoba berbagai pengalaman tanpa khawatir pakaian terkena noda.
The Stained Drop Collection merupakan hasil kolaborasi kreatif Rinso dan OTHMAN yang memadukan karakter desain label tersebut dengan nilai yang dibawa Rinso Quick Wash. Pendekatan ini diterjemahkan melalui siluet, styling, serta perpaduan warna hijau, merah muda, dan biru yang memberikan karakter ekspresif pada koleksi.
Sr. Brand Manager Rinso & Unilever Professional, Aninda Fariza, mengatakan kolaborasi ini menjadi salah satu cara Rinso mendekatkan diri dengan kultur generasi muda melalui fashion. Inisiatif tersebut sekaligus memperkenalkan Rinso Quick Wash sebagai solusi perawatan pakaian untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
"Dengan Pro-S Technology, Rinso Quick Wash menghadirkan pengalaman cuci cepat tanpa kucek, menghilangkan noda dalam 15 menit, dengan wangi tahan lama," ujar Aninda.
Menurut dia, kehadiran produk tersebut melengkapi pesan kampanye bahwa noda dapat menjadi bagian dari berbagai pengalaman, mulai dari menikmati kopi hingga menjalani aktivitas kreatif. Dengan solusi pencucian yang praktis, anak muda diharapkan dapat lebih leluasa menjalani kegiatan tanpa terlalu lama mengkhawatirkan noda pada pakaian.
Co-founder sekaligus COO OTHMAN, Oby Reza, mengatakan proses kolaborasi ini berangkat dari upaya menerjemahkan gagasan tentang noda ke dalam sebuah koleksi fashion yang tetap memiliki karakter desain tersendiri.

"Fashion bagi kami adalah salah satu cara untuk mengekspresikan identitas dan cerita personal. Yang menarik dari kolaborasi ini adalah bagaimana kami bersama Rinso mengeksplorasi sebuah ide dan menerjemahkannya ke dalam fashion collection," kata Oby.
Ia menjelaskan, elemen intentional stains menjadi bagian dari narasi kreatif koleksi tersebut. Konsep noda diolah sebagai elemen desain yang memiliki makna, sekaligus mempertemukan perspektif fashion OTHMAN dengan pesan yang dibawa Rinso.
Kolaborasi ini turut melibatkan Kopikalyan, yang menghubungkan fashion dengan budaya minum kopi sebagai bagian dari keseharian anak muda. Creative Director Kopikalyan, Annie Gobel, mengatakan keterlibatan tersebut sejalan dengan perjalanan Kopikalyan sebagai ruang untuk berbagi ide, berkarya, dan berkolaborasi.
"Dalam 10 tahun, Kopikalyan tumbuh menjadi ruang untuk berbagi, berkarya, dan berkolaborasi. Karena itu, kampanye The Stained Drop terasa dekat dengan kami, sebab setiap cerita keseharian layak dirayakan, termasuk jejak yang ditinggalkannya," ujar Annie.
Acara The Fitting di Kopikalyan Wijaya menghadirkan sesi diskusi dan collection reveal dalam format trunk show. Pengunjung juga dapat menyaksikan demonstrasi penggunaan Rinso Quick Wash untuk menghilangkan noda pada pakaian.
Setelah diperkenalkan di Jakarta, The Stained Drop Collection dijadwalkan tersedia untuk pertama kalinya di Kopikalyan Harajuku, Tokyo. Kehadiran koleksi tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan 10 tahun Kopikalyan dan mempertemukan fashion dengan budaya kopi melalui kolaborasi lintas industri. (Dok. Rinso)





