Perawatan gigi kerap dimulai dari keinginan memiliki napas segar dan gigi yang tampak putih. Padahal, kesehatan rongga mulut juga berkaitan dengan kondisi gusi dan kebersihan sela gigi yang sering terlewat dalam rutinitas sehari-hari.
Hal inilah yang menjadi perhatian usmile saat menggandeng penulis sekaligus komedian Raditya Dika sebagai brand ambassador di Indonesia. Kolaborasi yang diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta tersebut bertujuan mendekatkan inovasi perawatan gigi dengan kebiasaan sehari-hari melalui komunikasi yang ringan dan mudah dipahami.
Michelle, Country Director usmile Indonesia dan Malaysia, mengatakan Raditya Dika memiliki cara tersendiri dalam membahas berbagai topik yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin membantu masyarakat memahami inovasi perawatan gigi dan manfaatnya dalam rutinitas sehari-hari, sehingga mereka dapat memilih produk sesuai kebutuhan," ujar Michelle.
Raditya Dika mengakui ketertarikannya terhadap usmile bermula dari obrolan bersama Prof. Liu, Chief R&D Scientist usmile, dalam sebuah podcast. Percakapan tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal riset di balik pengembangan produk perawatan gigi dan memahami bahwa setiap produk memiliki fungsi berbeda.
"Saya melihatnya sebagai kesempatan untuk melanjutkan obrolan tersebut dan mengajak audiens memahami produk serta sains di baliknya dengan cara yang santai dan mudah dipahami," kata Raditya.
Kesehatan gigi dimulai dari kebiasaan sehari-hari
Selain memperhatikan tampilan gigi, masyarakat perlu memahami pentingnya menjaga kebersihan gusi dan sela gigi. Dalam publikasi Juni 2025, Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa 12,4 persen peserta Program Cek Kesehatan Gratis mengalami masalah gusi saat program tersebut telah menjangkau hampir sembilan juta penduduk.
Dokter gigi Zahrah Almira, yang akrab disapa drg. Rara, menjelaskan bahwa plak menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan rongga mulut. Lapisan biofilm yang mengandung bakteri ini dapat menumpuk pada permukaan gigi dan berkontribusi terhadap masalah gigi maupun gusi.
"Biasanya orang mulai memperhatikan perawatan gigi karena ingin napas lebih segar atau gigi terlihat lebih putih. Itu bisa menjadi awal yang baik, tetapi kebersihan di sepanjang garis gusi dan sela gigi juga perlu diperhatikan," jelas drg. Rara.
Ia menyarankan masyarakat menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit menggunakan pasta gigi berfluorida. Sikat seluruh permukaan gigi dengan tekanan lembut dan bersihkan sela gigi setiap hari menggunakan alat yang sesuai.

Pemilihan produk pun perlu mempertimbangkan kebutuhan masing-masing. Noda akibat kopi dan teh, warna alami gigi, bau mulut, serta kondisi enamel memiliki penyebab dan pendekatan perawatan yang berbeda.
"Kalau gusi sering berdarah, bengkak, atau bau mulut terus muncul, sebaiknya periksa ke dokter gigi agar penyebabnya bisa diketahui," tambahnya.
Memilih produk sesuai kebutuhan
Melalui rangkaian pasta gigi, sikat gigi elektrik, dan water flosser, usmile menawarkan sejumlah pilihan untuk mendukung rutinitas perawatan mulut. Setiap produk memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari membantu menjaga kesegaran napas hingga membersihkan sela gigi.
Pasta gigi Fresh White berfokus pada kesegaran mulut dan perawatan noda sehari-hari. Repair White ditujukan untuk perawatan noda sekaligus enamel, sedangkan Optical White menggunakan koreksi warna optik untuk membantu gigi tampak lebih putih secara instan. Sementara itu, Strength White berfokus pada noda permukaan yang berkaitan dengan kebiasaan minum kopi dan teh.
Untuk mendukung kebiasaan menyikat gigi, sikat gigi elektrik Y1S dilengkapi teknologi sonik, tiga mode penggunaan, dan pengingat waktu menyikat selama dua menit. Adapun C10 merupakan water flosser yang menggunakan aliran air untuk membantu membersihkan sela gigi.
Bagi anak-anak, tersedia sikat gigi elektrik Q10 dengan panduan penyikatan empat zona, pengingat setiap 30 detik, dan timer dua menit.
Meski teknologi dapat membantu rutinitas perawatan, kebiasaan yang konsisten tetap menjadi dasar kesehatan rongga mulut. Memahami fungsi produk, menggunakan alat sesuai petunjuk, serta memeriksakan kondisi gigi secara berkala kepada dokter gigi menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. (Dok. usmile)





