Paragon Perkenalkan DermaScalp Expert untuk Hadapi Tekanan pada Kulit Kepala

 

Ritme hidup masa kini membawa tantangan baru bagi kesehatan rambut, yang kini semakin dipengaruhi oleh kondisi kulit kepala. Menyadari pergeseran tersebut, Paragon memperkenalkan DermaScalp Expert sebagai rangkaian perawatan berbasis teknologi biomimetik untuk membantu menghadapi kondisi pressured hair.

 

Peluncuran DermaScalp Expert menandai langkah Paragon dalam menempatkan kulit kepala sebagai fondasi utama perawatan rambut. Lini ini dirancang untuk merespons beragam faktor yang membebani kulit kepala, mulai dari paparan polusi dan panas, penggunaan helm atau hijab dalam durasi panjang, hingga stres dan padatnya aktivitas sehari-hari.

 

Senior Group Head of Paragon Personal Care & Male Grooming ParagonCorp, Khikin Indahsari, mengatakan pressured hair kerap dianggap persoalan ringan, padahal dampaknya dapat terasa dalam jangka panjang. Menurutnya, beban yang terjadi berulang pada kulit kepala berpotensi memicu berbagai gangguan bila tidak ditangani secara tepat.

 

“Perempuan aktif menghadapi banyak tekanan setiap hari, termasuk pada rambut dan kulit kepala. Sayangnya, hal ini sering tidak disadari. DermaScalp Expert kami hadirkan untuk membantu kulit kepala kembali menjalankan fungsinya secara optimal,” kata Khikin dalam acara peluncuran di Beauty Science Tech.

 

DermaScalp Expert dikembangkan sebagai rangkaian perawatan terintegrasi yang dirancang untuk digunakan secara rutin. Setiap produk difokuskan pada kebutuhan spesifik kulit kepala yang mengalami tekanan, sehingga rutinitas perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi scalp masing-masing.

 

Rangkaian ini mencakup Hairfall Resist Shampoo yang diformulasikan untuk membantu mengurangi kerontokan sekaligus menjaga keseimbangan kulit kepala. Pembersihannya dirancang lembut agar tidak mengganggu fungsi alami kulit kepala. Untuk mengatasi ketombe dan rasa tidak nyaman, tersedia Dandruff Relief Shampoo yang membantu meredakan ketombe dan gatal tanpa membuat kulit kepala terasa kering. Sementara Micellar Shampoo berfungsi membersihkan sisa polusi, keringat, dan produk penataan rambut secara ringan namun efektif.

 

 

Teknologi biomimetik yang digunakan dalam DermaScalp Expert dikembangkan dengan meniru struktur alami kulit kepala. Pendekatan ini membuat perawatan bekerja lebih selaras dengan kebutuhan biologis scalp, sehingga fokus perawatan tidak berhenti pada batang rambut, tetapi juga pada keseimbangan dan kekuatan kulit kepala sebagai area pertumbuhan.

 

Dalam kesempatan yang sama, fashion enthusiast dan model Alyssa Daguise membagikan pengalamannya menghadapi tekanan pada rambut akibat tuntutan profesi. Aktivitas photoshoot dan styling yang intens membuat rambutnya kerap terpapar panas, yang dalam jangka waktu tertentu berdampak pada kondisi rambut dan kulit kepala.

 

“Menurut aku bukan cuma skincare routine, kita juga harus memperhatikan hair routine. Pekerjaan aku menuntut photoshoot dan styling hampir setiap hari. Paparan panas dari alat styling membuat rambut aku sempat kering dan kusam,” ujar Alyssa.

 

Ia mengaku mulai lebih waspada ketika melihat rambutnya lebih mudah rontok saat keramas. Dari situ, ia berhenti mencoba produk secara acak dan mulai menyesuaikan perawatan dengan kondisi kulit kepala. Bagi Alyssa, mengenali kebutuhan scalp menjadi langkah penting agar rambut tetap berada dalam kondisi yang nyaman untuk diatur dan ditata.

 

Pakar Dermatologist dan Trichologist Expert, dr. Ardhiah Iswanda Putri, menekankan pentingnya memberikan waktu jeda bagi kulit kepala melalui konsep scalp cycling. Ia mengibaratkan kulit kepala seperti tanah pada tanaman yang membutuhkan waktu untuk pulih agar pertumbuhan rambut tetap sehat.

 

“Kalau kulit kepala terus dibebani tanpa jeda, pressured hair bisa muncul dan merusak struktur rambut. Kulit kepala juga perlu waktu untuk menyeimbangkan diri,” jelas dr. Ardhiah.

 

Ia menambahkan bahwa gejala seperti kulit kepala mudah lepek, gatal, atau terasa tidak nyaman sering diabaikan. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal awal gangguan yang lebih serius, termasuk penipisan rambut dan masalah pertumbuhan rambut dalam jangka panjang.

 

Fenomena pressured hair dipicu oleh kombinasi tekanan kimia, mekanis, panas, serta faktor lingkungan. Akumulasi faktor ini membuat rambut lebih rapuh dan kulit kepala menjadi lebih sensitif. Fokus yang hanya tertuju pada kerontokan atau panjang rambut dinilai kurang memadai tanpa memperhatikan kualitas pertumbuhan rambut dari kulit kepala yang sehat.

 

Melalui DermaScalp Expert, Paragon mendorong pergeseran cara pandang bahwa perawatan rambut perlu dimulai dari kulit kepala, sekaligus menjadi langkah preventif agar rambut tetap berada dalam kondisi optimal di tengah gaya hidup yang semakin dinamis. [Dok. Istimewa]