Gubernur Lemhannas: Terus Mencetak Pemimpin Nasional Mampu Jaga Ketahanan Nasional & Kedaulatan Bangsa

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-61 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar upacara dan syukuran di Lemhannas RI, pada Rabu (20/5).  Dengan mengusung tema “Transformasi Lemhannas RI: Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.

 

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace  Hasan Syadzily, M.Si. menegaskan bahwa ketahanan nasional perlu dimaknai sebagai kapasitas bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman dan tantangan yang muncul, akibat dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

 

“Dalam situasi seperti ini, ketahanan nasional tidak lagi dapat dimaknai secara konvensional semata. Ketahanan nasional harus dipahami sebagai kemampuan bangsa dalam membangun daya lenting, daya tahan, daya tangkal, dan daya adaptasi menghadapi seluruh bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan, baik yang bersifat militer maupun nonmiliter,” jelas Ace.

 

 

Pada upacara yang bertempat di Lapangan Tengah Lemhannas RI, Ace menjelaskan bahwa langkah transformasi yang dilakukan Lemhannas bukan hanya sebagai respons tantangan baru yang dihadapi oleh bangsa, melainkan diarahkan juga untuk memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.

 

Ace meyakini bahwa ketahanan nasional yang tangguh merupakan prasyarat bagi tercapainya Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, Lemhannas merancang sejumlah program strategis sebagai implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

 

Program prioritas yang dijalankan Lemhannas antara lain, penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional, sekaligus pembinaan wawasan kebangsaan bagi seluruh masyarakat di seluruh indonesia. Keterlibatan aktif Lemhannas juga meliputi penyelenggaran Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD seluruh Indonesia dan program Lemhannas Goes to Campus. Seluruh program tersebut dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia demi menciptakan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di tingkat global.

 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di acara ini juga secara resmi menyerahkan sertifikat tanah gedung utama Lemhanas RI. Legalitas hukum ini mencakup lahan serta bangunan yang selama ini digunakan oleh lembaga tersebut. Ace mengungkapkan bahwa penerbitan dokumen resmi tersebut menjadi hadiah istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Lemhannas.

 

 

Selama lebih dari enam dekade, Lemhannas RI telah banyak berkontribusi, khususnya dalam mencetak pemimpin nasional yang memiliki wawasan geopolitik, berpikir kenegarawanan, holistik, dan integral dalam rangka menjaga ketahanan nasional serta kedaulatan bangsa.

 

“Momentum ini juga menjadi sarana refleksi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia yang semakin dinamis. Perubahan lanskap global saat ini ditandai oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik, rivalitas antarnegara, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim. Seluruh kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang kuat, agar bangsa Indonesia tetap mampu menjaga persatuan dan ketahanan nasional,” ungkap Ace.

 

Selain itu, Lemhannas RI juga terus melakukan kajian-kajian strategis terhadap berbagai isu nasional dan global guna memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah. Ia menambahkan, “Kami juga memperkuat pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai upaya menjaga kedaulatan ideologi bangsa, terutama di tengah derasnya disrupsi teknologi informasi yang berkembang sangat cepat.” (ES | Foto: Dok. Lemhanas RI)