Di tengah kehangatan keluarga, ada ancaman sunyi yang kian nyata mengintai buah hati kita. Krisis ketergantungan tembakau di Indonesia telah mencapai angka yang mengkhawatirkan, menyentuh 70 juta perokok aktif dan memicu lonjakan penggunaan vape di kalangan remaja. Kenyataan pahitnya, bahaya ini tidak hanya mengincar mereka yang merokok, tetapi juga anak-anak tercinta sebagai perokok pasif maupun perokok ketiga (third-hand smoker) yang menghirup sisa racun yang menempel pada pakaian dan perabot rumah.
Berawal dari kepedulian mendalam terhadap kesehatan generasi masa depan, Undang-Undang No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengamanatkan kampanye nasional #SehatTanpaRokok. Langkah penuh kasih ini diwujudkan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui kolaborasi hangat bersama Kenvue, Guardian Indonesia, PDPI, dan BPOM, guna merangkul para tenaga kesehatan dalam memeluk dan menuntun masyarakat lepas dari jerat adiksi.
Menyadari bahwa perjuangan melindungi keluarga membutuhkan dukungan dari lingkungan terdekat, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak bersama demi masa depan yang lebih sehat. Menyambut panggilan hati ini, Guardian Indonesia hadir sebagai sahabat keluarga dengan membuka pintu di lebih dari 350 tokonya yang tersebar di 90 kota.
Sebagai langkah konkret dari strategi tersebut, sebuah lokakarya khusus Upaya Berhenti Merokok digelar dengan melibatkan 150 tenaga kesehatan profesional. Barisan ini terdiri dari 100 konselor klinik dari berbagai Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan, serta 50 apoteker dan staf lapangan Guardian. Melalui kehadiran para apoteker di garda terdepan, kini tersedia ruang edukasi yang inklusif serta akses mudah ke Terapi Pengganti Nikotin (NRT) yang aman dan berstandar medis.
Kurikulum pelatihan dirancang sangat komprehensif, mencakup kebijakan pedoman nasional, aspek medis dampak rokok, kombinasi pendekatan farmakoterapi, hingga teknik wawancara motivasional. Berbekal pelatihan ini, para tenaga kefarmasian di lapangan memiliki kapasitas mumpuni untuk menangani pasien yang tengah berjuang melawan adiksi nikotin dengan pendekatan yang sangat empatik.

Guardian Indonesia mengambil peran strategis dalam ekosistem ini dengan mengerahkan kekuatan lebih dari 350 gerai fisik di seluruh Indonesia beserta platform digitalnya. Commercial Director Guardian Indonesia Karina Elisabet Wirian mengungkapkan, "Sebagai jaringan ritel kesehatan yang hadir dekat dengan masyarakat, kami berkomitmen mendukung penerapan gaya hidup sehat melalui akses edukasi dan pendampingan yang terpercaya."
Menurut Karina, krisis ketergantungan rokok merupakan tantangan kolektif yang menuntut kolaborasi solid lintas sektor. Oleh sebab itu, Guardian bertransformasi dari sekadar penyedia produk menjadi penasihat kesehatan tepercaya yang siap mendampingi perjalanan konsumen.
Eksekusi di lapangan bertumpu pada interaksi personal sehari-hari antara apoteker dan pelanggan. Dengan kekuatan lebih dari 700 apoteker, Guardian saat ini tercatat sebagai salah satu peritel dengan jumlah tenaga kesehatan terbanyak di Tanah Air.
"Kami paham bahwa usaha untuk berhenti merokok bukan merupakan sesuatu yang mudah, pelanggan membutuhkan pendampingan dan panduan karena ini membutuhkan proses," jelas Karina menambahkan. Ketika seorang pelanggan mengeluhkan kesulitan menahan rasa ingin merokok kembali atau mengalami gejala putus zat, para apoteker ini hadir memberikan konsultasi kasual mengenai kondisi yang dirasakan beserta opsi penanggulangannya.
Diskusi dua arah yang cair dan suportif ini terbukti mampu mengeliminasi hambatan psikologis yang kerap dirasakan perokok saat harus mencari bantuan medis formal. Ke depannya, target edukasi ini tidak hanya menyasar perokok aktif secara eksklusif. Misi besar dari jaringan ritel ini adalah membantu seluruh lapisan masyarakat untuk meraih kualitas hidup yang lebih prima.
Lewat sinergi yang penuh empati dan solusi nyata ini, jalan menuju hidup bersih tanpa rokok terasa lebih dekat, membawa harapan baru bagi setiap keluarga untuk tumbuh dan bernapas lebih lega.
Solusi mengatasi gangguan adiksi ini menjadi satu kesatuan dari rangkaian layanan kesehatan holistik guna mencetak generasi pekerja Indonesia yang tangguh, produktif, dan terbebas dari belenggu tembakau. (Foto: Dok. Istimewa)





