Humble Baker Keluarkan Varian Baru Donut Gandum Klasik, Tren Camilan Less Guilty

Menikmati donat kini tak lagi identik dengan rasa bersalah. Seiring berkembangnya tren mindful eating, donat gandum hadir sebagai alternatif yang lebih less guilty bagi pencinta kudapan manis. Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat terus mendorong lahirnya inovasi di industri kuliner.

 

Menjawab tren tersebut, Humble Baker meluncurkan donat gandum yang menawarkan pengalaman menikmati donat klasik dengan kandungan serat lebih tinggi dan gula yang lebih rendah dibandingkan donat konvensional. Produk terbaru ini diperkenalkan oleh CEO Humble Baker, Ibnu Pratama, di outlet Humble Baker kawasan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Momen tersebut turut dihadiri presenter sekaligus podcaster Deddy Corbuzier bersama putranya, Azka Corbuzier dan Nada Tarina Putri.

 

Menurut Ibnu, donat menjadi salah satu kudapan yang lekat dengan kenangan masa kecil banyak orang Indonesia. Melalui inovasi ini, Humble Baker ingin menghadirkan kembali cita rasa klasik tersebut dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap gaya hidup masyarakat masa kini. “Donat selalu memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Kami ingin menghadirkan kembali nostalgia itu, namun dengan pilihan yang lebih baik melalui penggunaan tepung gandum tanpa mengurangi rasa yang sudah akrab di lidah,” ujarnya.

 

Penggunaan tepung gandum menjadi nilai tambah utama produk ini. Selain memberikan kandungan serat yang lebih tinggi, formulanya juga dirancang dengan kadar gula yang lebih rendah sehingga menjadi alternatif bagi konsumen yang tetap ingin menikmati camilan manis tanpa mengabaikan keseimbangan nutrisi.

Selain itu, Ibnu menjelaskan bahwa donat gandum yang dikembangkan perusahaannya tetap melalui proses penggorengan, tetapi menggunakan minyak dengan spesifikasi khusus, sehingga hasil akhirnya tidak terasa berminyak. Jadi, hasil donat tidak terasa oily dan minyaknya lebih mudah turun setelah proses penggorengan.

 

Sebagai pelengkap, Humble Baker menghadirkan beragam varian rasa, mulai dari Cokelat Legendaris, Kopi Gula Aren, Cokelat OG, Tiramisu Syik Asik, Keju Banget, Cokelat Kacang Medan, Matcha Klasik, hingga Stroberi Manis. Varian Tiramisu Syik Asik menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian berkat isian yang melimpah dan perpaduan rasa yang seimbang.

 

Bagi Deddy Corbuzier yang dikenal disiplin menjaga pola makan dan rutin berolahraga, kehadiran donat gandum menjadi pilihan menarik di tengah gaya hidup sehat yang dijalaninya. Ia mengaku selama ini cukup membatasi konsumsi makanan manis karena selalu memperhatikan asupan kalori dan gula.

 

“Donat gandum bukan berarti dapat dikategorikan sebagai makanan sehat sepenuhnya, melainkan menawarkan konsep less guilty, yaitu pilihan yang memberikan rasa bersalah lebih sedikit ketika dinikmati sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Paling terpenting bukan hanya makan satu produk yang lebih sehat, tetapi bagaimana keseluruhan pola makan kita sepanjang hari tetap terjaga,” kata Deddy.

 

Ia menegaskan tidak ada makanan yang benar-benar harus dihindari selama dikonsumsi secara bijak. Menurutnya, menikmati donat maupun makanan penutup lainnya tetap diperbolehkan selama mayoritas pola makan sehari-hari tetap sehat dan diimbangi aktivitas fisik. Pandangan serupa juga disampaikan Azka Corbuzier. Meski mengaku bukan tipe orang yang makan dalam porsi besar, ia menyebut donat menjadi salah satu camilan favoritnya, karena praktis dan mudah dinikmati. (ES | Foto: Dok. Humble Baker)