Pertunjukan dalam format Ensemble sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-499 Kota Jakarta. Komposisi Ensemble Jakarta Philharmonic Orchestra (JPO) Gelar Komposisi Ensemble di Taman Bendera Pusaka Rayakan HauT RI ke-81 dan HUT DKI Jakarta ke-499
Bertempat di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Philharmonic Orchestra (JPO) menghadirkan pertunjukan dalam format Ensemble sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Pertunjukan menghadirkan 15 lagu yang terdiri dari lagu-lagu perjuangan dan nasional, medley lagu Betawi, serta karya klasik Barat. Pagelaran ini melibatkan 8 musisi, 2 tenor, dan 1 soprano, serta terbuka bagi seluruh warga untuk menikmati pertunjukan musik dalam suasana ruang terbuka.
Formasi Ensemble dari Jakarta Philharmonic Orchestra di Taman Bendera Pusaka yang merupakan Ruang Terbuka Hijau yang diresmikan Gubernur Pramono Anung pada tanggal 14 Maret 2026 lalu merupakan satu terobosan Kota Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur akan tetapi juga memperhatikan dan meningkatkan kualitas hidup warga kota. Ruang Terbuka dan interaksi dalam berbagai kegiatan warga adalah satu dari target pembangunan Pemprov DKI Jakarta dalam memposisikan diri sebagai Jakarta kota global.

Mengusung tema LENGGOK JAKARTA yang diambil dari penggalan dari kata
“Lenggang Lenggok” yang berarti badan yang berjalan atau menari dengan bergerak ke kiri dan ke kanan. Lenggok juga berarti menari dan bersuka ria. LENGGOK JAKARTA ini mempunyai makna yang mencerminkan kelenturan warga kota Jakarta dalam menghadapi semua warna warni kehidupan. Konsep acara: mencerminkan semangat positif dan kegembiraan warga dalam menjalankan kehidupan.
“Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-499 Kota Jakarta menjadi bagian dari perjalanan Jakarta Philharmonic Orchestra dalam mendukung branding Jakarta sebagai kota global. Malam ini, kami menampilkan karya-karya Ismail Marzuki, Ibu Soed, Harry Sabar, serta karya klasik Antonio Vivaldi. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami akan terus menghadirkan aransemen Jakarta Philharmonic Orchestra atas lagu-lagu Jakarta, karya-karya besar musisi Indonesia, serta karya klasik Barat,” jelas Neneng Rahardja, salah satu founder sekaligus CEO Jakarta Philharmonic Orchestra.
keterangan terkait formasi “Ensemble” yang pertama kali digelar di Taman Bendera Pusaka. Formasi “Ensemble” pada malam ini merupakan kerja sama antara Jakarta Philharmonic Orchestra dengan Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Dok. JPO)





