Buttonscarves Lanjutkan Ekspansi Global Perkuat Kehadirannya di Türkiye Melalui Peluncuran Istanbul Series

Buttonscarves memperkuat langkah ekspansinya di Türkiye, salah satu negara dengan perkembangan industri modest fashion yang paling menjanjikan. Kehadiran digital store dan situs web khusus di Türkiye sejak awal tahun ini telah membuka akses langsung bagi pelanggan setempat.

 

Kini, Buttonscarves melanjutkan langkah tersebut dengan membangun hubungan yang lebih dekat melalui pendekatan yang dirancang khusus untuk pasar Türkiye. Langkah ini ditandai dengan peluncuran Istanbul Series, koleksi scarf yang terinspirasi dari keindahan dan kekayaan seni Istanbul. Koleksi ini diluncurkan di Indonesia pada 11 September 2026 dan akan menyusul di Türkiye di akhir bulan.

 

Istanbul Series mengangkat kekayaan seni dan karakter visual yang dapat ditemukan di berbagai penjuru kota. Ornamen floral Ottoman, bentuk arsitektur, dan efek tekstur dirangkai menjadi scarf dengan kesan feminin dan menawan, menerjemahkan pesona Istanbul yang tak lekang oleh waktu melalui bahasa desain kontemporer khas Buttonscarves.

 

Lebih dari sekadar memperkenalkan koleksi, Buttonscarves menghidupkan cerita Istanbul Series melalui cerita dramatis berjudul “Postcard from Istanbul”, sebuah kisah tentang kenangan, ikatan, dan bagaimana masa lalu dapat menemukan jalannya kembali ke kehidupan seseorang dengan cara yang tak terduga.

 

Drama ini mengikuti perjalanan Aisha, yang menemukan sepucuk surat tersegel di antara barang-barang peninggalan mendiang neneknya di Jakarta, lalu berangkat ke Istanbul untuk mengantarkannya. Pencarian tersebut mempertemukannya dengan Kaan, seorang pria yang seolah masih mengingat masa lalu yang telah lama dilupakan Aisha. Ketika keduanya kembali mengunjungi berbagai tempat di Istanbul, potongan kenangan masa kecil mereka perlahan muncul dan mengungkap bahwa nenek mereka selalu berharap Aisha dan Kaan suatu hari dapat menemukan jalan untuk kembali satu sama lain.

 

 

Perjalanan tersebut perlahan mengungkap sebuah kisah cinta yang tersimpan dalam kenangan, terpisahkan oleh waktu, tetapi tidak pernah benar-benar hilang. Kumpulan kartu pos yang tak pernah dikirim menunjukkan bahwa Kaan masih terus memikirkan Aisha, bahkan bertahun-tahun setelah ia meninggalkan Istanbul. Pada akhirnya, perjalanan untuk memenuhi permintaan terakhir sang nenek justru memberi Aisha alasan untuk tinggal sedikit lebih lama dan melanjutkan kisah masa kecil mereka yang sempat terhenti.

 

“Türkiye menjadi salah satu pasar penting bagi Buttonscarves, terutama dengan perkembangan modest fashion yang begitu kuat di sana. Setelah menghadirkan platform penjualan digital pada awal tahun ini, kami ingin melangkah lebih jauh dari sekadar menyediakan produk,” ujar Mifthahul Jannah, Creative Director Buttonscarves.

 

Ia menambahkan, “Melalui Istanbul Series, kami ingin menghadirkan sesuatu yang terasa lebih dekat dengan para perempuan di Türkiye, dengan mengambil inspirasi dari keindahan kota yang berada di antara Eropa dan Asia. Lewat drama tujuh episode ini, kami juga ingin memperkenalkan Buttonscarves melalui cerita yang dapat membangun kedekatan dengan audiens, bukan hanya melalui scarf.” (Foto: Buttonscarves)