Memasuki usia ke-51 tahun, Polytron kembali mendekatkan diri dengan masyarakat Indonesia melalui Polytron Fest 51st Anniversary yang berlangsung di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 19–20 September 2026. Festival ini menjadi ruang perayaan perjalanan Polytron sekaligus memperkenalkan sejumlah inisiatif baru, mulai dari kampanye sosial hingga inovasi perangkat elektronik.
Mengusung semangat apresiasi dan resiliensi, Polytron memperkenalkan kampanye "Bangga Terus Melangkah" yang mengajak masyarakat menghargai setiap proses dan usaha yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui kolaborasi bersama MALIQ & D'Essentials dalam proyek video musik yang akan segera dirilis.
Kolaborasi tersebut berangkat dari perjalanan kedua pihak yang telah melewati waktu panjang dan terus menjaga relevansi di tengah perubahan generasi. Melalui karya bersama ini, Polytron ingin menyampaikan pesan bahwa setiap langkah, termasuk proses kecil yang dilakukan untuk terus bergerak, memiliki arti bagi perjalanan seseorang.
"Polytron adalah perusahaan elektronik nasional yang selama lebih dari 50 tahun tidak hanya bertahan, tetapi terus bertumbuh. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat Indonesia bahwa kami memahami kebutuhan mereka," ujar General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika.
Semangat tersebut turut diwujudkan melalui program sosial "5.100 Langkah Baik" bersama Kitabisa.com. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan melakukan repost unggahan kampanye Polytron, menuliskan alasan mengenai langkah baik versi mereka, kemudian membagikannya melalui Instagram Story.
Setiap satu share akan dikonversikan menjadi donasi senilai Rp51.000. Donasi tersebut akan disalurkan untuk beasiswa pendidikan serta bantuan alat usaha bagi pelaku UMKM yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Polytron yang ingin membawa manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Selain kampanye dan program sosial, Polytron Fest 51st Anniversary menjadi momentum peluncuran AC Polytron Neuva Pro dengan fitur Voice Sense. Produk tersebut membawa teknologi pendeteksi suara yang dapat digunakan tanpa koneksi internet, sehingga perintah operasional dapat diproses langsung melalui perangkat.
Pengguna dapat memberikan sejumlah perintah suara, seperti "Hai Polytron", "Nyalakan AC", maupun "Suhu Nyaman". Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan respons secara cepat tanpa bergantung pada kestabilan jaringan internet, sekaligus menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih praktis.
Perjalanan Polytron sendiri bermula dari Kudus pada 1975. Dari produk televisi hitam-putih, perusahaan tersebut kemudian mengembangkan lini produk yang semakin beragam, termasuk perangkat elektronik rumah tangga, perangkat digital, hingga kendaraan listrik dan laptop Luxia.
Ekosistem tersebut hadir dalam berbagai aktivitas keseharian, mulai dari penggunaan AC, oven listrik, dispenser, televisi, dan perangkat audio di rumah, hingga laptop dan monitor untuk bekerja. Polytron juga memperluas produknya ke sektor kendaraan melalui lini motor dan mobil listrik.
Diantika mengatakan, strategi 3i yang terdiri dari Invention, Innovation, dan Improvement menjadi bagian dari upaya Polytron dalam mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen dari berbagai generasi.
"Perayaan ini bukan hanya milik Polytron, tapi milik kita semua. Melalui festival, kampanye, dan program sosial, kami ingin membawa semangat kebersamaan ini dalam bentuk nyata. Semoga semangat tersebut terus tumbuh, membawa optimisme, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah," tuturnya. (Dok. Polytron)





