Cara Ben menunjukkan perhatian kepada Sonya lewat makanan dalam Tante Sonya dibawa ke dunia nyata lewat acara "An After Office Date with Maxime". Digelar di On3 Senayan, Jakarta, Kamis (24/9), acara ini menghadirkan Maxime Bouttier untuk memasak, berbincang, dan berinteraksi langsung dengan para penggemar.
Mengusung konsep intimate after-office dinner, acara tersebut menghadirkan Maxime Bouttier yang memasak langsung untuk penggemar. Maxime turut ditemani Raihaanun, Hamish Daud, dan Baby Kristami, yang sama-sama membintangi serial Tante Sonya.
Dalam serial tersebut, Maxime berperan sebagai Ben, pria berusia 28 tahun yang jatuh hati kepada Sonya, perempuan karier berusia 42 tahun yang diperankan Raihaanun. Hubungan keduanya menjadi salah satu bagian utama cerita, termasuk perbedaan usia yang membuat kedekatan mereka menghadapi berbagai pandangan dari lingkungan sekitar.
Konsep acara turut mengambil inspirasi dari karakter Ben yang menunjukkan perhatian kepada Sonya melalui makanan. Para penggemar diajak menikmati makan malam dengan hidangan yang disiapkan langsung oleh Maxime, sekaligus mengikuti sesi "After Office Talk" dan "Cook and Confess".
Sambil memasak, Maxime berbagi cerita mengenai karakter Ben dan cara tokoh tersebut menunjukkan rasa sayang kepada Sonya. Menurutnya, makanan menjadi salah satu cara Ben menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi perempuan yang tengah menghadapi tekanan pekerjaan.
"Ben pasti akan masak sesuatu yang comforting tapi tetap elegan, seperti pasta. Sonya selalu sibuk dan banyak tekanan dari pekerjaan, jadi lewat masakan ini Ben ingin membuat suasananya lebih hangat dan Sonya merasa lebih rileks," ujar Maxime Bouttier.
"Memasak itu salah satu love language-nya Ben, dan kebetulan aku juga begitu. Aku senang kalau bisa masak untuk orang-orang yang aku sayang," lanjutnya.
Kisah Sonya sendiri membawa persoalan yang dekat dengan pengalaman banyak perempuan. Memasuki usia 42 tahun, Sonya masih menghadapi pertanyaan tentang pernikahan, pengalaman dari hubungan sebelumnya, hingga pandangan sosial ketika laki-laki yang mendekatinya memiliki usia lebih muda.
Melalui karakter Sonya, Tante Sonya menggambarkan perempuan yang tetap memiliki ruang untuk menentukan pilihan hidupnya setelah memasuki usia tertentu. Karier, hubungan, kesalahan masa lalu, hingga keputusan mengenai kebahagiaan personal menjadi bagian dari perjalanan Sonya.
Hubungannya dengan Ben kemudian menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Sonya berusaha membuka kembali ruang untuk percaya kepada orang lain, tanpa harus meninggalkan kehidupan dan identitas yang telah dibangunnya.
Nuansa hubungan kedua karakter itu turut diterjemahkan melalui sejumlah permainan selama acara. Salah satunya Blind Date Plating, ketika Maxime harus menyelesaikan plating hidangan dengan mata tertutup berdasarkan arahan suara dari Raihaanun.
Permainan tersebut membawa unsur kepercayaan yang juga menjadi bagian dari hubungan Ben dan Sonya dalam serial. Interaksi Maxime dan Raihaanun pun membuat suasana acara terasa dekat dengan dinamika karakter mereka.
Hamish Daud dan Baby Kristami turut bergabung dalam rangkaian acara. Keempat pemain terlihat berbincang dan bercanda bersama penggemar dalam suasana yang lebih santai dibandingkan konflik yang hadir dalam cerita Tante Sonya.
Keseruan kemudian berlanjut lewat kompetisi Mystery Date Plate. Para peserta diminta menghias piring berdasarkan tema hubungan yang mereka dapatkan, mulai dari First Date hingga Secret Relationship.
Sebagai penutup, pengguna WeTV VIP yang hadir memperoleh kesempatan mendapatkan foto polaroid bersama Maxime. Acara tersebut menjadi ruang bagi penggemar untuk bertemu langsung dengan para pemain sekaligus berinteraksi dengan cerita Tante Sonya melalui pengalaman yang dibuat khusus di luar layar. (Dok. WeTV)





