Natal di negeri anak benua

Setiap negara tentu memiliki tradisi berbeda-beda dalam merayakan Hari Natal. Termasuk masyarakat di India. Meski pemeluk agama Kristen di Negeri Anak Benua ini terbilang sedikit, namun perayaan Hari Natal tetap digelar dengan meriah. Masyarakat setempat umumnya mulai menyiapkan perayaan dengan mendekor rumah mereka sejak awal bulan Desember.

 

Berbeda dengan negara-negara lain yang menggunakan cemara untuk digunakan sebagai pohon natal, warga India justru memiliki tradisi menggunakan pohon mangga atau pisang. Beberapa keluarga juga akan memasang pohon pinus imitasi sebagai pohon natal. Mereka lalu menghiasinya dengan ornamen meriah, seperti bintang, lampu warna-warni, hingga gumpalan-gumpalan kapas di beberapa titik. Pohon-pohon yang telah dihias akan ditempatkan di ruang tamu atau ruang keluarga.

 

Selain menggunakan pohon pisang atau mangga sebagai pohon Natal, masyarakat setempat menggantungkan bagian daunnya di dinding rumah sebagai bagian dari dekorasi. Dikenal dengan sebutan toran, daun-daunan tersebut akan diikat memanjang. Secara tradisional, toran terbuat dari bunga marigold dan daun mangga. Ditempatkan di pintu masuk dan sisi-sisi dinding lainnya, penggunaan bunga marigold melambangkan keindahan, kekayaan, kejayaan, kehangatan, hingga kesucian. Sementara, daun yang disematkan selain sebagai hiasan, berfungsi pula untuk wewangian, karena menghasilkan aroma yang khas.

 

 

 

 

Baca Juga:

Rayakan Natal dan Tahun Baru 2023 di Jumeirah Bali

Keindahan arsitektur Torre Del Micalet

 

Selain itu, masyarakat India yang merayakan Hari Natal juga menggunakan dekorasi lain, yakni lentera dan lampion kertas yang digantung di bagian dalam maupun luar rumah. Bahkan, beberapa gereja akan meletakkan lampu-lampu beraneka warna di atas meja dan kusen jendela. Sementara, di India Selatan orang-orang akan meletakkan lampu yang terbuat dari tanah liat dan menggunakan bahan bakar minyak berukuran kecil di atap rumah mereka. Pada malam hari, lampion dan lampu-lampu tersebut menjadi pemandangan yang sangat indah.

 

Selain itu, Goa yang berlokasi di sepanjang garis pantai barat India pun memiliki suguhan acara yang meriah. Festival Natal tahunan selalu berlangsung dan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti musik, tarian tradisional, dan festival kuliner lokal. Beberapa lokasi pantai terbaik untuk merayakan Natal di wilayah Goa selama musim liburan adalah Anjuna, Mapusa, dan Candolim.

 

Setelah menyiapkan elemen-elemen dekorasi, tidak lengkap rasanya jika belum mempersiapkan suguhan kuliner khas Hari Natal. Berisi kacang mete cincang, kismis hitam, dan buah-buahan kering campuran, seperti kurma dan ceri, salah satu penganan yang umum ditemukan adalah Kue Kerala Plum. Ada pula Payasam (kheer), yakni puding nasi yang terbuat dari beras, gandum, tapioka atau vermicelli dengan susu dan gula. Untuk menambah citarasa, beberapa orang kerap menambahkan kismis, kuma-kuma, jambu mete, hingga pistacio.