Kartini Inspiratif 2024 | Heera SKV: Bisnis Baru Tantangan Baru

Owner Bursa Sajadah

Heera SKV adalah seorang pengusaha perempuan yang senang akan tantangan. Mengawali bisnis retail Bursa Sajadah yang didirikan ayahnya 24 tahun silam, Heera terus mencari peluang bisnis lainnya. Seperti F&B hingga industri perfilman dia jajaki. Karena baginya, tantangan di dunia bisnis itu sama, apa pun bidangnya! Dan dari situlah banyak hal baru yang dipelajarinya.

 

Dipimpin Heera, Bursa Sajadah yang berada di bawah bendera SKV Group terus berinovasi, agar tak tergerus zaman. Tak heran Bursa Sajadah mampu bertahan, bahkan berkembang di tengah gempuran bisnis saat pandemi Covid-19. Awal tahun ini, Bursa Sajadah baru membuka cabang terbarunya di Cibubur. Kini ada 13 outlet yang tersebar di beberapa kota besar di Pulau Jawa.

 

 

Baca Juga:

Kartini Inspiratif 2024 | See Mun Suparno: Jatuh Cinta Pada Dunia Pendidikan Anak

Kartini Inspiratif 2024 | Sakurayuki: Sukses Seimbangkan Karier dan Keluarga

 

 

Perusahaannya juga selalu memberikan pelayanan yang terbaik dengan menyediakan produk berkualitas terbaik. Tak heran, jika Bursa Sajadah menjadi pilihan pelanggan untuk berbelanja kebutuhan umat muslim, terutama pada saat bulan Ramadan, Idulfitri, dan lebaran haji. “Kami memberikan added value kepada produk kami. Contohnya, kami menjual madu Timur Tengah yang dikemas ulang dengan packaging lebih representatif. Lalu, kualitas barang kami pun mengambil yang nomor satu dan yang terbaik,” ujar Heera.

 

Selain Bursa Sajadah, dia mencoba peluang bisnis baru di bidang F&B. Bersama teman-teman di komunitas sepedanya, dia membuka sebuah restoran dengan nama Bike Story di Bandung. Setelah itu, bisnis Heera yang terbaru adalah sebuah production house dengan nama Her’s Production. Sukses dengan film perdananya yang bergenre Horror berjudul ‘Tulah 6/13’ pada 2023 lalu, tak tanggung-tanggung tahun ini Heera tengah mempersiapkan tiga judul film sekaligus.

 

Senang mencoba peluang bisnis baru baginya menjadi sebuah tantangan yang menyenangkan. Dengan demikian, Heera selalu belajar hal baru dan dapat berpikir out of the box dari dunia luar bisnis utamanya di bidang retail. “Terkadang kita terjebak di dalam bisnis yang sudah terlalu lama, dan tidak bisa berpikir berbeda. Justru, dengan saya mencoba masuk ke bisnis lain, seperti PH, ibaratnya satu kaki pindah ke box yang sebelah sana, jadi banyak juga insight baru yang saya dapatkan untuk bisnis Bursa Sajadah itu sendiri,” lanjutnya dengan optimis.

 

 

Baca Juga:

Kartini Inspiratif 2024 | Herni Dian Anggreani: Bangun Budaya Perusahaan Inklusif dan Sejahtera

Kartini Inspiratif 2024 | Lisa Tjokro: Komitmen dalam Karya dan Kreativitas

 

 

Beruntungnya dia didukung penuh oleh sang ayah yang juga menjadi motivator dan inspirasi dalam bisnisnya ini. Dia mengenang, sebelum menjadi seorang pengusaha, ayahnya pun pernah bekerja menjadi kru film. Jadi, memiliki bisnis di industri perfilman ini juga merupakan mimpi sang ayah sejak lama yang pada akhirnya diwujudkan oleh Heera.

 

Dia juga aktif menjadi pembicara berbagai seminar dan talkshow, bahkan hingga level internasional. Saat menjadi pembicara di luar negeri, Heera selalu mengenakan busana khas Indonesia, wastra Nusantara, baik berupa batik atau tenun, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara. Dia juga seringkali memberi hadiah batik kepada teman-teman dekatnya di negara lain. “Pada saat ada undangan conference misalnya, saya biasanya membawakan oleh-oleh batik untuk mereka. Menurut saya, batik atau wastra Nusantara ini sesuatu yang unik, apalagi pada saat kita gunakan di luar negeri terasa sekali bedanya penampilan kita,” ungkap ibu dua anak ini sembari tersenyum bangga.

 

Dalam rangka hari kartini yang jatuh pada bulan April 2024, Heera menyampaikan pesan untuk para perempuan Indonesia, agar selalu semangat berjuang dan bekerja keras, dalam berkarier dan berumah tangga. Menurutnya, menjadi seorang perempuan itu tidak mudah. Membutuhkan semangat dan effort yang luar biasa untuk bisa berhasil di mata masyarakat, dan bisa sejajar dengan pria, di bidang apa pun.

 

 

(Suci Yulianita | Sutanto)