Cimory resmi meluncurkan Cimory Milk No Added Sugar, anggota baru dari lini susu Cimory yang menghadirkan susu lezat tanpa tambahan gula. Hadir dalam empat rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia — Matcha, Marie Biscuit, Chocolate, serta Chocolate Almond, varian ini menjadi pilihan baru bagi mereka yang ingin menikmati susu dengan cara lebih ringan dan tetap nikmat. Selain bebas tambahan gula, Cimory Milk No Added Sugar juga bebas laktosa, sehingga nyaman dikonsumsi oleh mereka yang kerap mengalami sensasi tidak nyaman di perut setelah minum susu.
Alvina Olivia, MNU-certified nutritionist, menjelaskan, “Saat kita mengonsumsi makanan atau minuman manis berlebihan, kadar glukosa dalam darah naik dan memberi sinyal ke otak untuk melepas dopamin, hormon reward yang membuat kita merasa puas dan tenang. Rasa manis juga dapat memicu endorfin yang membantu kita merasa lebih rileks. Kombinasi dopamin dan endorfin ini yang membuat banyak dari kita mencari yang manis-manis saat sedang stres, bosan, atau lelah — dan itu wajar, selama porsinya terjaga.”
Survei Populix terhadap 1.252 responden (Juli 2024)1 menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia masih memilih makanan dan minuman bergula. Namun, mulai muncul kebiasaan baru seperti membaca label, mencari produk “less sugar” atau “tanpa gula tambahan”, serta mempertimbangkan kalori sebelum membeli. Artinya, konsumen tidak ingin meninggalkan rasa manis, tetapi perlahan beralih ke pilihan yang lebih seimbang dan terkontrol.

Menanggapi tren ini, Cimory menghadirkan solusi bagi masyarakat yang ingin tetap menikmati rasa tanpa menambah beban gula. “Inovasi sudah menjadi DNA Cimory. Misi kami sederhana, yaitu menghadirkan susu premium yang lezat dan bernutrisi bagi keluarga Indonesia. Dari komitmen inilah lahir Cimory Milk No Added Sugar—untuk mereka yang menyukai rasa manis namun ingin lebih menjaga asupan gula,” ujar Andriani Wira Atmadja, Head of Category - Milk.
“Varian ini tidak menggantikan susu klasik Cimory, melainkan memperluas pilihan agar konsumen dapat memilih sesuai gaya hidup dan kebutuhannya. Secara alami, susu bebas laktosa memiliki rasa manis yang lebih kuat dibanding susu biasa, sehingga cita rasa manis tetap bisa dinikmati tanpa tambahan gula,” tegasnya.
Alvina turut menambahkan manfaat pengurangan gula tambahan dalam keseharian. “Mengurangi gula tambahan membantu menjaga energi lebih stabil dan menurunkan risiko lonjakan gula darah berulang. Bukan berarti gula itu musuh, gula tetap berperan sebagai sumber energi, terutama saat kita aktif. Namun dalam keseharian modern yang banyak dihabiskan untuk duduk bekerja atau belajar, memilih minuman seperti susu No Added Sugar dapat membantu tubuh bekerja lebih efisien: energi lebih stabil, kalori ekstra berkurang, dan kita tetap bisa menikmati rasa manis dengan cara yang lebih sadar.” (ES | Foto: Dok. Cimory)





