Menjawab Tantangan Pendidikan Modern, Ajang DANCOW Indonesia Cerdas Asah Literasi dan Numerasi Siswa SD

 

 

Di era modern, banyak orang tua kerap menghadapi dilema dalam mendampingi tumbuh kembang dan proses belajar anak usia sekolah dasar. Di satu sisi, terdapat keinginan kuat untuk membekali anak dengan kemampuan literasi dan numerasi yang mumpuni. Namun di sisi lain, bayang-bayang tekanan akademik, stres, dan risiko hilangnya minat belajar anak menjadi kekhawatiran tersendiri yang membayangi para ibu. Membangun kecerdasan sejatinya membutuhkan keseimbangan antara pemenuhan gizi yang baik dan stimulasi yang tepat tanpa menjadikannya sebagai beban psikologis.

 

Menjawab kekhawatiran tersebut, psikolog anak dan keluarga menekankan pentingnya pendekatan yang menyenangkan dalam proses pendidikan. Salah satu metode yang dinilai efektif adalah melalui ajang unjuk kemampuan yang dirancang sesuai tahapan usia serta melibatkan pendampingan aktif dari orang tua dan guru.

 

Menyoal pentingnya pemberian stimulasi, Saskhya Aulia, M.Psi. selaku Psikolog Anak dan Keluarga menuturkan, "Kompetisi edukatif yang sesuai usia dan didampingi dengan baik merupakan cara efektif untuk menstimulasi perkembangan kecerdasan anak secara menyeluruh. Dari segi akademik, kompetisi dapat mendorong anak berpikir lebih fokus, strategis, kreatif, kritis, sekaligus meningkatkan motivasi intrinsik untuk terus berkembang. Dari segi emosional, kompetisi membantu anak mengenali dan mengelola perasaan, seperti belajar menghadapi rasa gugup, kecewa, maupun rasa percaya diri atas pencapaian.

 

Sementara secara sosial, lanjut Saskhya, anak bisa belajar tentang aturan, sportivitas, dan empati. "Terlebih kompetisi berbasis tim seperti DANCOW Indonesia Cerdas, mereka jadi lebih memahami bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada diri sendiri, tetapi juga kolaborasi," jelasnya.

 

Sejalan dengan kebutuhan akan wadah stimulasi yang positif dan inklusif tersebut, Nestlé DANCOW kembali menggelar ajang edukatif offline-to-online nasional terbesar bagi anak usia Sekolah Dasar bertajuk DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Memperkuat momentum keberhasilan tahun sebelumnya, program tahun ini hadir dengan skala yang jauh lebih luas dengan melibatkan 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi se-Indonesia.

 

Berangkat dari tujuan global perusahaan untuk menggunakan potensi makanan dan minuman demi meningkatkan kualitas hidup, Nestlé Indonesia terus menggelar program di bawah kampanye #NyataBawaMakna.

 

 

Fajar Dewantara selaku Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia menjelaskan komitmen tersebut secara lugas. Fajar berujar, "Komitmen ini merupakan wujud nyata yang diusung oleh Nestlé DANCOW bagi Indonesia. Selama lebih dari 100 tahun, Nestlé DANCOW secara konsisten mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia secara optimal melalui pemberian gizi dan stimulus belajar yang tepat, karena kami percaya pemenuhan gizi yang tepat diimbangi oleh stimulasi akan mendorong anak-anak untuk belajar lebih baik dan tumbuh menjadi individu tangguh yang siap menghadapi tantangan masa depan."

 

Dirancang selaras dengan kurikulum nasional dan program prioritas 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pilar Gemar Belajar, inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI).

 

Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag. sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen RI yang hadir beserta jajarannya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor ini.

 

Dalam sambutannya, Biyanto memaparkan, "Kemendikdasmen RI mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Nestlé DANCOW yang sudah bekerja sama untuk mengadakan kompetisi yang luar biasa ini. Kita perlu ingat bahwa ‘Education is a slow movement but powerful force’; ia bergerak lambat tapi punya daya dobrak yang hebat – dengan kata lain, pendidikan adalah investasi terbaik dalam membangun masa depan anak-anak dan bangsa. Maka, membantu anak meraih mimpi setinggi-tingginya melalui mendidikan adalah tugas kita bersama, termasuk lewat penyelenggaraan kompetisi seperti ini. Semoga kedepannya Nestlé DANCOW dan Kemendikdasmen RI bisa terus bersinergi di agenda-agenda berikutnya, dan kepada siswa-siswi peserta ikuti kegiatan ini sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari internalisasi nilai-nilai karakter di ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’."

 

Antusiasme yang tinggi dari masyarakat turut menjadi dorongan bagi penyelenggara untuk terus menyempurnakan wadah eksplorasi ini. Johanlie Aliffin selaku Category Marketing Manager DANCOW menyampaikan visi di balik acara ini.

 

Johan menjelaskan, "Nestlé DANCOW secara konsisten berkomitmen untuk menciptakan suatu platform edukatif yang dapat dinikmati jutaan masyarakat Indonesia. Dimulai sejak tahun lalu, kompetisi ini telah mendapatkan animo yang sangat positif, sehingga kami bersemangat untuk kembali menghadirkan kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 dengan berbagai penyempurnaan untuk memberikan dampak yang lebih luas dan mendalam. Kami berharap melalui kompetisi ini menjadi wadah pembelajaran bagi para siswa untuk mengeksplorasi potensi hebat mereka, didukung oleh gizi lengkap dari Nestlé DANCOW. Tidak hanya itu, baik guru maupun orang tua dapat mendorong anak-anak untuk terus berani mengeksplorasi hal baru, aktif bertanya, serta menikmati proses belajar sebagai pengalaman yang menyenangkan."

 

Saat ini, kompetisi yang dibagi menjadi tiga tahapan tersebut telah memasuki tahap seleksi tingkat provinsi untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten, yang digelar pada Senin (18/5/2026) di Artotel Gelora Senayan. Sebanyak delapan Sekolah Dasar terpilih telah melalui proses seleksi awal di daerah masing-masing untuk berlaga mempertontonkan kemampuan literasi, numerasi, dan pemecahan masalah.

 

Perwakilan dari Jakarta meliputi SDN Sukabumi Selatan 05 Pagi, SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi, SDN Pela Mampang 03 Pagi, dan SDN Rorotan 03 Pagi. Sementara perwakilan dari Banten mencakup SDN Kunciran 7 Tangerang, SDS Mutiara Bangsa 1, SD Poris Indah, dan SDN Kampung Bambu 3.

 

Hasil seleksi di tingkat provinsi DKI Jakarta menobatkan SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi sebagai juara 1, diikuti SDN Rorotan 03 Pagi (juara 2), SDN Sukabumi Selatan 05 Pagi (juara 3), dan SDN Pela Mampang 03 Pagi (juara 4). Untuk provinsi Banten, kemenangan diraih oleh SDN Kunciran 7 Tangerang di posisi pertama, disusul SD Poris Indah (juara 2), SDS Mutiara Bangsa 1 (juara 3), dan SDN Kampung Bambu 3 (juara 4). Pemenang pertama dari masing-masing provinsi berhak melaju ke babak final pada Juli hingga Agustus 2026 yang akan ditayangkan dalam bentuk program edutainment di Indosiar dan media digital lainnya.

 

Kebanggaan dan semangat belajar tergambar jelas dari para peserta. Hanin, Khanza, dan Maudy dari SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi bercerita, "Kompetisi ini membuat kami sadar kalau belajar itu ternyata bisa jadi seru, apalagi waktu kami diajak berpikir cepat, memecahkan soal, dan diskusi bareng tim. Berkat dukungan guru dan orang tua juga, kompetisi ini mendorong kami lebih semangat belajar bukan cuma untuk nilai, tapi untuk lebih memahami. Semoga kami bisa mempertahankan prestasi ini di babak final nanti supaya bisa bikin kota Jakarta bangga!"

 

Kemitraan antara Nestlé DANCOW dan Kemendikdasmen RI sendiri telah terjalin kuat sejak tahun 2008. Mulai dari program Dokter Kecil Mahir Gizi (2008-2018), DANCOW Kreasi Anak Indonesia (2019-2021), Kampanye Sekolah Sehat (2023), Gerakan Kemitraan Sekolah Sehat (2024), hingga ajang cerdas cermat ini, keseluruhan inisiatif telah sukses menjangkau lebih dari 392 ribu anak di 40 kota atau kabupaten di seluruh Nusantara.

 

Sebagai penutup acara seleksi, Johan menegaskan kembali tujuan utama kolaborasi tersebut. Johan menutup dengan sebuah pernyataan, "Dengan jangkauan yang lebih luas, kami ingin kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas dapat menjadi wadah yang mampu mendorong proses belajar yang menyenangkan, interaktif dan inklusif untuk membantu anak-anak Indonesia mengembangkan potensi mereka secara maksimal, baik secara akademis maupun non-akademis. Semoga melalui inisiatif ini, kita dapat bersama-sama berkontribusi nyata bagi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas, bermakna dan berkelanjutan." (Foto: Dok. Dancow)