Vintage-Style, Compact Snapper untuk Pencinta Lomografi

 

Pada tahun 1992 sebuah revolusi kreatif meledak, mengubah dunia fotografi selamanya. Kehadiran kamera lomo dari Rusia dengan hasil fotonya yang anti-mainstream pun menjadi sebuah tren. Kamera ultra-dasar dengan lensa fix, satu kecepatan rana, dan pemfokusan manual ini menciptakan seni dengan pengagumnya sendiri.

 

BACA JUGA:

Peduli Lingkungan, Lenovo Hadirkan Laptop Premium ThinkPad™ Z Series

Sony Perkenalkan VENICE 2 dan FE 50mm F1.4 GM

 

Kamera lomo kembali trending setelah beberapa selebritis memajang foto menggunakan kamera analog tersebut, seperti Kendall Jenner. Lomography, yang tidak pernah berhenti membuat kamera film, memanfaatkan tren ini dengan compact 35mm yang baru dirancang, LomoApparat.

 

Kamera lensa plastik ini dapat mengambil foto yang memadukan kejernihan tajam dan penyimpangan yang funky. Sangat mudah digunakan, baik untuk pemula maupun profesional, kamera analog ringkas dan ringan ini tersedia dalam dua edisi yang menarik. Desain kulit klasik serba hitam dan edisi Neubau kulit cokelat Italia dengan trim biru kehijauan yang semarak.

 

 

Dengan lensa sudut lebar 21 mm untuk citra luar biasa plus pengaturan tetap dan lampu kilat terpasang untuk eksposur sempurna setiap saat, kamera analog ini menghadirkan vignetting klasik, kontras tinggi, dan saturasi menawan ke film jepretan 35 mm.

 

 

Lensa bawaannya memiliki jarak pemfokusan 0,5 m dan jika tidak cukup dekat, Lensa Close-up menguranginya menjadi hanya 0,2 m! Untuk efek paparan berganda, pengguna bias menambahkan Lensa Splitzer untuk memotong gambar menjadi ukuran apa pun dan efek gambar yang benar-benar liar. sementara Lensa Kaleidoskop akan menciptakan efek gambar bercermin ganda yang ajaib di seluruh bingkai.

 

Filter flash berwarna dapat memberikan efek flash warna-warni. Selain itu, terdapat pula sakelar MX untuk pencahayaan ganda dan mode pemotretan Bulb yang menghasilkan efek pencahayaan lama yang menarik, seperti lukisan cahaya.