Philips Avent Luncukan Gerakan #Sharethecare untuk Dukung Para Ibu di Dunia

Sebagai perusahaan yang berfokus pada perkembangan teknologi di bidang kesehatan, Royal Philips kembali membuat inovasi terbaru. Diperkenalkan dengan nama #Sharethecare, gerakan ini mengajak keluarga, teman, dan komunitas untuk membantu para ibu berbagi peran dalam merawat bayi.

 

Penelitian terbaru yang dilakukan Philips Avent mengungkapkan bahwa dua dari tiga ibu atau sekitar 61% perempuan hanya memiliki waktu kurang dari satu jam sehari untuk merawat diri mereka sendiri. Umumnya, akan timbul rasa bersalah bila mereka terlalu lama menghabiskan waktu untuk diri sendiri.

 

 

Baca Juga:

Perbanyak Dukungan Bagi Palestina, Kehadiran d’Besto Justru Semakin Menjamur di Banyak Tempat

Kompetisi Eksklusif Memasak Daging Domba Western Australia 'Lambtastic Battle'

 

 

Selain itu, hampir setengah dari para ibu (44%) merasa kesulitan dalam melakukan semua hal sendiri. Termasuk di antaranya mengurus bayi dan pekerjaan rumah. Dalam penelitiannya, Philips Avent juga mengungkapkan bahwa ada sekitar 73% ibu setuju kehadirannya sangat berpengaruh pada keluarga. Ketika seorang ibu merasa bahagia dan terpenuhi, maka kemampuan mereka untuk merawat bayi dan keluarga juga semakin maksimal.

 

Menanggapi hal tersebut, gerakan #Sharethecare pun akhirnya dibuat dengan tujuan agar para ibu turut memprioritaskan kesehatan dan perawatan dirinya sendiri. Tidak hanya itu, Philips Avent juga mendorong agar ibu tidak harus melakukan segalanya sendirian. Ada kampanye ini diharapkan dapat meminimalisir gejala baby blues yang kerap menyerang perempuan setelah persalinan.

 

“Ibu adalah “sumber kehidupan”, terutama di masyarakat Indonesia. Namun, sesungguhnya mereka kerap kali merasa berada di bawah tekanan, yang semakin hari semakin meningkat. Oleh karena itu, mereka perlu tahu bahwa tidak apa-apa untuk meluangkan waktu untuk merawat diri sendiri, dan hal itu memiliki dampak yang baik untuk ibu maupun bayi,” ujar Grace Devina selaku Marketing Lead Philips Commercial Indonesia (1/6/2024).

 

 

 

 

 

Lebih lanjut, dia menjelaskan, “Kita perlu menghapus ketabuan di masyarakat bahwa jika kita membutuhkan atau meminta bantuan berarti kita tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Itulah sebabnya, sangat penting bagi orang-orang di sekitar ibu untuk secara proaktif ikut serta, sebisa mereka. Bersama dengan komunitas Mothercare BFF, kami ingin menunjukkan bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang mungkin dan kita bisa turut membantu meningkatkan kebahagiaan para ibu.”

 

Dari data yang diraih Philips Avent, diketahui pula bahwa lebih dari setengah (51%) ibu mengatakan kurang tidur membuat mereka merasa lebih tertekan. Setiap malamnya, hampir seperempat (23%) kehilangan tiga jam atau lebih waktu tidur mereka. Sebanyak 66% ibu ingin pasangan mereka turut membantu merawat bayi. Sementara, hampir setengahnya atau sekitar 44% ibu juga ingin kakek-nenek ikut membantu mengurus bayi.

 

Pada kesempatan yang sama, Maira Odessa selaku GM Marketing Mothercare Indonesia, mengatakan, “Gerakan ‘Share the Care’ dari Philips Avent adalah seruan yang patut kita jalankan, terutama di sebuah keluarga. Mothercare mengerti bahwa kesulitan yang dirasakan para ibu dapat memengaruhi kualitas dari merawat dan gaya komunikasi sang ibu kepada anaknya. Oleh karena itu, mari kita berkomitmen untuk membantu para ibu.”

 

“Penting untuk diingat bahwa ini bisa dilakukan di luar keluarga terdekat, karena kita tahu kemampuan dukungan setiap orang bersifat individual dan unik. Jika kita secara kolektif mengubah perilaku dan sikap kita, kita benar-benar dapat membuat perbedaan,” tutupnya.

 

 

(Indah | Dok. Philips)