Boemi Botanicals Inisiasi Pemberdayaan Melalui Wanita Bisa

 

Tidak hanya bertujuan membangun bisnis yang berkelanjutan, Boemi Botanical turut serta dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Merek lokal produk perawatan tubuh berbasis bahan natural ini, telah memulainya sejak 2021 dengan Bali Street Mums. 

 

Dimulai dengan memberikan edukasi kepada para ibu berupa kelas produksi dan dilanjutkan dengan kelas bisnis, Boemi Botanicals juga membantu para ibu menjual produk-produk buatan tangan mereka. 

 

 

Sebagai bentuk komitmennya, Boemi Botanical menyelenggarakan 'Wanita Bisa' sebagai wadah gerakan sosial pemberdayaan perempuan. Berlokasi di Hotel Episode Gading Serpong, acara yang berlangsung dari 13-14 Agustus 2022 ini dibuka Luhur Pradjarto, Staf Ahli Bidang Hubungan antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM. 

 

Menurut Venny Hermawan, Direktur BOEMI Botanicals, meskipun Boemi Botanical berkantor pusat di Bali, ajang pertama ini diadakan dekat dengan ibu kota, agar menjangkau lebih banyak orang. Diikuti 50 UMKM dan retail lokal yang berasal dari Banten dan sekitarnya, event ini menghadirkan berbagai macam sesi konferensi, pameran UMKM dan merek lokal, serta hiburan musik, yang semuanya diisi oleh para perempuan.

 

BACA JUGA:

Muslim Life Fest Hadirkan Muslim Life Trade

Menginspirasi Lewat Kolaborasi, Beauty Collab Rayakan HUT ke-4

 

Megawati, Direktur Hotel Episode juga menyampaikan, “Bisnis inti kami adalah perhotelan dan kami percaya bahwa itu membutuhkan layanan yang luar biasa. Bagi kami itu bukan hanya tentang melayani pelanggan tetapi juga tentang bagaimana kami dapat melestarikan dan merangkul budaya lokal dan masyarakat sekitar. Melalui tema hotel kami, Unfolding History, Retelling The Story, kami memiliki empat pilar pendukung bisnis yakni pelestarian budaya, mendukung kuliner tradisional, pelaku UMKM lokal, serta berkontribusi pada kegiatan lokal.”

 

Wanita Bisa berharap dapat menjadi gerakan yang menginspirasi serta memotivasi perempuan untuk terus mengembangkan kemampuan, percaya pada mimpi, dan melintasi ketidakmampuan agar dapat terus berdaya. 

 

 

“Sebagai seorang perempuan, saya percaya bahwa wanita Indonesia dapat mencapai lebih banyak jika kita mampu percaya pada diri kita sendiri, pada mimpi-mimpi yang kita punya, serta kreatif mewujudkan mimpi dengan terus mengembangkan kemampuan. Saya berharap melalui gerakan ini, Wanita Bisa dapat terus membantu perempuan untuk saling berdaya, karena kita bisa!” tutup Venny.