Persiapkan Anak Muda Hadapi Tantangan Global di Masa Depan

 

Berkomitmen mendorong perubahan di Indonesia, Monash University, Indonesia, menyelenggarakan ‘Çhange It. Together.’ Pameran digital interaktif selama sepekan ini menghadirkan empat sesi diskusi panel di kampus BSD yang menyorot dampak akademis bersama para ahli.

 

Tantia Dian Permata Indah, Chief Operations Officer, Monash University, Indonesia, menyatakan, “Sebagai bagian dari upaya kami dalam menunjukkan kontribusi di bidang akademik dan komitmen berkelanjutan untuk mendukung pembangunan Indonesia menuju masa depan, Monash University, Indonesia dengan bangga mempersembahkan kampanye ‘Change It Together’ di kampus BSD.”

 

BACA JUGA:

Dukung Perempuan Untuk Manjakan Diri

Barbie Luncurkan Boneka Down Syndrome

 

Diluncurkan pada 2020, kampanye “Change It” menunjukkan dedikasi Monash University terhadap edukasi dan penelitian. Kampanye ini berkolaborasi bersama komunitas lokal untuk mendorong perubahan, dengan keamanan geopolitik, perubahan iklim dan pengembangan masyarakat sebagai fokus utama, sesuai rencana strategis Universitas dalam periode 10 tahun, Impact 2030.

 

Salah satu topik yang dibahas pada diskusi panel adalah peran Artificial Intelligence (AI) dalam mengatasi dampak lingkungan dan mengedepankan keberlanjutan. Dalam diskusi ini, Professor Alex Lechner spesialis di bidang Urban Design di Monash University, Indonesia, menjelaskan kemajuan AI telah memungkinkan identifikasi pendekatan yang efektif melibatkan kelompok-kelompok rentan dan mendorong perilaku ramah lingkungan di tengah masyarakat – untuk melengkapi strategi yang mengedepankan bukti riset dan penelitian terbarukan.

 

 

Monash University sendiri telah mendirikan Monash Climate Change Communication Research Hub Indonesia Node yang mencakup penelitian lintas disiplin pada tahun lalu, dengan Professor Lechner sebagai Head of the Research Committee.

 

“Diskusi panel ini memberikan gambaran akan kontribusi Monash University dan upaya kami untuk merangkul mereka yang ingin menjadi bagian dari komunitas Monash University secara global, yaitu mereka yang memiliki kesamaan visi untuk menciptakan masa depan yang progresif dan berkelanjutan,” tambah Tantia.

 

BACA JUGA:

Hadirkan Berbagai Sentuhan Berbeda

Menghidupkan Momen Magis & Interaksi Bermakna Bersama Keluarga

 

Selain itu, Monash University juga menggelar ‘Change ExhibIT’, pameran interaktif untuk umum di The Breeze BSD sepanjang 8–14 Mei 2023. Pertama kali digelar di Prato, Italia, ‘Change ExhibIT’ menyorot keunggulan Monash University dalam penelitian dan akademis sekaligus kemitraan di lebih dari 150 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

 

“Indonesia adalah negara kedua di dunia dan negara Asia pertama yang menyelenggarakan Change ExhibIT. Melalui pameran ini, kami ingin menginspirasi anak muda bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mengatasi tantangan global yang kompleks serta menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar Profesor Andrew MacIntyre, Pro Vice-Chancellor & President, Monash University, Indonesia dalam acara “Change It Together” yang digelar di Kampus BSD, Jumat (12/05/2023).

 

 

Pameran ‘Change ExhibIT’ menghadirkan cerita delapan bayi dari delapan negara berbeda. Pengunjung diajak untuk mengeksplorasi berbagai dampak positif dari penelitian dan Pendidikan di Monash University. Salah satu cerita utama yang diangkat adalah perjalanan hidup seorang bayi fiktif dari Indonesia bernama Meydi yang terinspirasi oleh The Citarum Project.

 

Meydi tergerak untuk mendesain, mengelola, dan memantau pendampingan sosial dan teknis di lokasi-lokasi strategis di hilir Sungai Citarum. Sosok Meydi merepresentasikan semangat anak muda akan perubahan dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Kisah tersebut mempertegas komitmen Monash University dalam mewujudkan visi para pembuat perubahan.