Dewi Aryani Suzana: Bekerja Sambil Beribadah

Direktur Operasional PT Jasa Raharja

 

Tidak pernah bercita-cita untuk menjadi perempuan karier, Dewi Aryani Suzana justru telah berkecimpung lebih dari dua dekade di industri asuransi. Sempat menjabat sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi di PT Asuransi Jasa Indonesia hingga 2018, dia kemudian dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum. Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus mengenai SDM, dia berhasil melakukan transformasi terkait talent management di perusahaan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum ini.

 

Kesuksesannya dalam menata perusahaan BUMN yang telah berdiri sejak 1960 ini membawa Dewi pada posisinya saat ini sebagai direktur operasional. Berbekal pengalamannya, dia pun melakukan banyak perombakan, terutama pada pola pikir pegawai di lingkungan Jasa Raharja. Kalau dulu banyak aparat sipil negara (ASN) berpikir bahwa kariernya sudah terjamin dengan senioritasnya, kini tidak lagi demikian.

 

BACA JUGA:

Rany Fardiany: Dukung Perkembangan Ekonomi Lewat Teknologi

dr Yovi Yoanita: Bangun Mental Health Awareness

 

“Waktu mengelola SDM itu sama, babat alas juga. Kami harus melakukan penetapan platform HR, sehingga penempatan karier sesuai dengan kementerian BUMN dan itu membuat saya harus berani tidak populer. Tidak ada lagi senioritas, tapi harus berdasarkan kompetensi dan ada ukuran-ukuran transparan yang sudah disepakati. Bukan berarti yang tua dapat duluan,” tutur perempuan kelahiran Bogor ini.

 

Setiap pegawai diharapkan dapat berkontribusi semaksimal mungkin untuk meningkatkan kinerja perusahaan di era revolusi industri 4.0. “Kami terus bertransformasi, alhamdulillah secara infrastruktur, baik dari segi teknologi maupun tupoksi, mulai tertata cukup baik,” ujar Dewi lebih lanjut.

 

Melawan Stigma

Melalui Jasa Raharja, negara hadir memberikan bantuan kepada warga yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas, baik di darat, laut, maupun udara. Hal ini mengharuskan pegawai kerap turun ke lapangan, tapi menurut Dewi bukan berarti perempuan tidak bisa melakukan pekerjaan tersebut. Sebagai direktur perempuan pertama di perusahaan yang meraih anugerah Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands (Milennials’ Choice) ini, Dewi pun tak segan terjun langsung.

 

Selain untuk melawan stigma, perempuan yang mendapat gelar master di bidang komunikasi dari Universitas Sahid ini menerapkan gaya leadership yang adaptif, apresiatif, dan penuh empati, terutama dalam menghadapi pegawai dari kalangan milenial. Dewi mengungkapkan ada gap besar antara jumlah pegawai milenial dan generasi sebelumnya, yakni 75% dari total pegawai merupakan kalangan milenial. Sesuai arahan Kementerian BUMN, Jasa Raharja turut membentuk wadah milenial yang disebut ‘Spirit of Millennials’ di kantor pusat dan kantor cabang. Dewi berharap, lewat wadah itu, dapat memaksimalkan peran milenial sebagai agent of innovation.

 

BACA JUGA:

Naila Novaranti: Mengharumkan Nama Bangsa Lewat Skydiving

Diana Rosa: Terampil Bentuk Tim Solid dan Tangguh

 

Selain stigma terhadap perempuan, Dewi pun harus bekerja keras menghapus stigma yang melekat pada perusahaan yang mempunyai captive market ini. “Stigma itu yang harus saya ubah, karena sebetulnya Jasa Raharja jauh dari stigma itu. Kami harus dapat membuktikan pada negara sebagai pemegang saham bahwa Jasa Raharja mampu mengemban amanah undang-undang untuk menjalankan UU No 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” ungkapnya kepada Women’s Obsession di kantornya yang berada di bilangan Kuningan, Jakarta.

 

Digitalisasi & Kolaborasi

Menjadi tak terhindarkan dalam perkembangan dunia industri, digitalisasi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Dewi pun memastikan jajarannya mampu bekerja secara profesional dan beradaptasi mengikuti kebutuhan masyarakat tuntutan masyarakat dengan era digital saat ini. Untuk digitalisasi di BUMN bidang asuransi ini sudah lebih maju. Dari keperluan membayar santunan, verifikasi data, hingga proses end to end costumer experience sudah fully integrated dengan seluruh mitra.

 

Day 2 Pelepasan Kereta Mudik BUMN 2023 Stasiun Senen

 

“Kami terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas. Ketika terjadi kecelakaan yang harus dilakukan korban kecelakaan atau keluarganya adalah melaporkan kepada pihak kepolisian. Kami akan mendapat notifikasi, karena sudah terintegrasi secara digital dengan polisi. Kami juga terhubung 100% dengan rumah sakit yang terdaftar di Kemenkes, sehingga korban hanya perlu melaporkan kepada kepolisian. Selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja untuk memberikan perlindungan dengan memberikan guaranted letter kepada rumah sakit,” papar Dewi mengenai integrasi yang telah dilakukan dalam hal digitalisasi.

 

Kolaborasi antarpemangku kepentingan juga merupakan hal penting. Pada mudik Lebaran 2023 misalnya, berkat kerja sama yang sangat baik terjadi penurunan angka kecelakaan atau fatalitas korban meninggal dunia. “Angkanya turun lumayan drastis, terlihat dari catatan santunan yang kita berikan itu turun hampir 45%,” ucapnya dengan antusias.

 

BACA JUGA:

Siti Nurbaya: Optimis Melanjutkan Kinerja Positif

dr Ayu Widyaningrum: Keluarga Kunci Kesuksesan dalam Berkarier

 

 

Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi erat dan kesiapan matang dari seluruh stakeholders terkait. Bagaimana proses mudik dapat berjalan lancar didukung oleh kesiapan infrastruktur sarana dan prasarananya. Langkah strategis yang dilakukan Jasa Raharja di antaranya melakukan survei, sehingga diketahui tindakan apa yang diperlukan ketika terjadi suatu kecelakaan atau kemacetan di titik itu. “Peran kami pada mudik lebaran itu memang suportif, jadi kami mendukung seluruh stakeholders. Kami turut memberikan rekomendasi dalam mempersiapkan seluruh infrastruktur jalur mudik, baik tol maupun non-tol. Alhamdulillah, bahkan presiden sendiri mengapresiasi seluruh stakeholder dalam mengantisipasi dan mempersiapkan proses mudik Lebaran kemarin,” imbuhnya tentang peran serta Jasa Raharja dalam Mudik Lebaran 2023 beberapa waktu lalu.

 

Nur A | Foto: Fikar A

 

Baca artikel selengkapnya di Women's Obsession Vol.100